Fashion 2012

Posted on February 29, 2012

0


Peplum Fever, Hot for 2012
Hey ladies! Tahun 2012 sudah berjalan, bagaimana tampil gaya tahun ini? Ikuti panduan mode tahun ini (yang juga dibahas di majalah Cosmopolitan beberapa waktu lalu) untuk selalu tampil terdepan dalam berbusana. Cermati pula apa yang perlu diperhatikan atau bahkan dihindari.

Rock a Crop Top

Ingat masa Britney Spears tahun 90an dengan gaya baju menggantung? Mode akan selalu berputar, gaya crop top yang seksi ini kembali tampil untuk menambah ceria Anda. Saran: Gaya ini cocok untuk Anda yang berperut rata karena menampilkan perut dan lingkar pinggang.

Animal Print
Kalau tahun lalu ramai dengan motif leopard, tahun ini menjadi kian semarak. Motif ular, kulit buaya, bahkan print desain kucing, anjing, dan burung silakan dipakai. Saran: Motif hewan selalu menarik perhatian, pastikan jika Anda sudah mengenakan gaun bermotif ini misalnya, yang lainnya simpel. Atau kalau Anda kurang berani, pilih aksesori saja, misal gelang atau tas. Jangan kelewat heboh dari atas kepala ke kaki dengan motif ini, bisa-bisa disangka kostum karnival. 

White on White

Tahun ini tak selalu ramai untuk Anda pencinta kesederhanaan. Beda dengan motif hewan, busana atas hingga bawah berwarna putih menampilkan kesan bersih dan sophisticated. Kim Kardashian memulai tren ini, ia tampil chic dari rambut ke kaki. Saran: Warna putih harus sama, jangan mencampur putih dengan krem kalau tidak mau disangka salah satu kusam karena kesalahan laundry.

Asymetrical Hemlines
Potongan tak beraturan, panjang berbeda depan belakang dan bervolume menjadi tren. Bukan hanya rok tapi juga jaket. Cosmopolitan menyebut contoh rancangan Jo No Fui dan Jason Wu yang amazing. Saran: Untuk potongan rok pendek, pastikan kaki Anda kecil. Jika kurang pede, pilih potongan samping atau jaket/ atasan saja.

Pleats
Lipit masih berjaya tahun ini. Burberry, Celine, dan Prada masih menengahkan rancangan ini dengan gaya yang lebih girly dan berani. Warna oranye, kuning, dan biru menjadi andalan. Saran: Kalau bawahan sudah berlipit, atas harus berpotongan simpel kecuali Anda berbadan mungil. Bisa-bisa kalau terlalu banyak lipit Anda justru tampil bak kado!

Mixed Prints
Color blocking tahun lalu ‘in’. Tahun ini lebih ‘gila’ lagi karena selain campur warna, juga campur motif. So fun! Saran: Gunakan sense Anda, garis dan abstrak bisa dipadu asal masih ada warna yang menyatukannya. Bayangkan Anda sedang melukis saat memadu warna dan motif.

Peplum Fever
Ibu atau bahkan nenek Anda mungkin punya rok ini di zamannya. Gelepai di pinggang atau pinggul untuk rok  pensil pertama kali dipopulerkan Christian Dior tahun 1950. Bedanya, Giles, Badgley Mischa, Versace, dan Preen berinovasi dengan model dan warna yang lebih cerah. Saran: Semakin besar pinggul, sedikit gelepai (tapi bisa panjang, asal ringan).

Peek-A-Boo Dresses
Gaya menggoda Rosie Huntington menjadi perbincangan tahun lalu. Namun terus berkembang dengan gaya bermacam-macam, mulai dari transparan, hingga potongan seksi rok yang tinggi dan belahan rendah dada. Saran: Sadari aset tubuh Anda, jika memang dada yang besar, bisa Anda tonjolkan di belahan dada, atau kaki ramping untuk belahan rok tinggi.

Posted in: Berita